Tampilkan postingan dengan label Perkebunan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perkebunan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 25 Mei 2017

Cara Menanam Pohon Jati Agar Cepat Besar

Cara Menanam Pohon Jati Agar Cepat Besar

Cara Menanam Pohon Jati Agar Cepat Besar - Pada kesempatan kali ini Teori Petani akan menjelaskan tentang budidaya pohon jati yang mahal itu loo.

Pohon jati atau kayu jati merupakan tanaman yang memiliki pasar yang sangat luas dan memiliki harga jual yang sangat tinggi.

Kayu jati banyak dimanfaatkan sebagai furniture dan bahan pembuatan rumah seperti kursi, meja, lemari, pintu  dan masih banyak lainya

Di Indonesia sendiri tanaman ini tersebar hampir disetiap kepulauan yang ada di Indonesia, dan yang pastinya selalu menjadi primadona.

Namun sayangnya dalam menanam atau membudidayakan tanaman ini harus diperlukan kesabaran karena untuk mendapatkan hasilnya kita harus menunggu cukup lama.

Tapi semua perjuangan dan kesabaran itu akan berbuah manis kelak bila waktunya panen datang, udah kayak orang bijak aja nih kata katanya, dari pada tambah ngelantur langsung saja simak penjelasanya dibawah ini .

Cara Menanam Pohon Jati Agar Cepat Besar

Pohon jati dapat tumbuh di dataran rendah maupun dataran tinggi dengan curah hujan 1500 – 2000 mm/tahun dan suhu 27°C - 36°C. 

Tanah yang baik untuk menanam pohon jati adalah tanah dengan pH sekitar 5 - 7 dan tidak tergenang air.

Untuk menanam pohon jati yang harus kita perhatikan adalah memilih bibit yang unggul serta perawatan yang baik.

Berikut adalah langkah langkah dan tahapan yang harus kita laukan dalam menanam pohon jati agar cepat besar.

Pemilihan Bibit

Pemilihan bibit dalam menanam pohon jati adalah faktor yang sangat penting karena dengan bibit yang baik dan unggul akan menghasilkan pohon jati yang tumbuh cepat serta berkualitas tinggi.

Dalam menyiapkan bibit terdapat dua cara yaitu dengan membuatnya sendiri atau membelinya di tempat penjual bibit jati yang terpercaya.

Untuk membuatnya sendiri yang harus kita lakukan adalah sebagai berikut :

1. Menyiapkan media tumbuh berupa polybag yang diisi dengan tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 2 : 1.

2. Siapkan bibit pohon jati yang berasal dari bijinya, lalu tanam pada media tumbuh yang sudah kita buat.

3. Berikan naungan berupa daun kelapa atau sejenisnya untuk menjaga bibit tidak terkena sinar matahari secara langsung.

4. Laukan penyiraman secara ruti sehari dua kali, dan dapat diseusuaikan dengan kondisi media tanam.

Bibit siap ditanam atau di pindahkan kelahan setelah berumur 3 - 5 bulan terhitung dari awal penanamn biji pohon jati.


Cara Menanam Pohon Jati Agar Cepat Besar
Contoh bibit unggul siap tanam


Pengolahan Lahan

Pengolahan lahan dilakukan dengan membuat lubang dengan ukuran 30 x 30 x 30 cm dan jarak antar tanaman 2,5 x 2,5 meter.

Setelah pembuatan lubang selsai langah berikutnya ialah memberikan pupuk kandang dapat juga menggunaan kompos sebanyak 5 kg atau setara dengan satu ember tanggung pada setiap lubang.

Diamkan lahan selama 15 - 20 hari agar gas yang kurang baik dari dalam tanah dapat menguap serta penyakit seperti jamur dapat mati terkena sinar matahari.

Penanaman

Penanaman dilakukan dengan merobek polybag lalu masukkan bibit pohon jati kedalam lubang, kemudian timbun menggunaan tanah.

Laukan penanaman pada awal musim penghujan untuk memudahkan perawatan dan menghemat biaya, dan sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari untuk menghindari tanaman layu akibat terkena panas matahai.
Baca juga

Perawatan

Perawatan pohon jati yaitu dengan mnembersihkan rumput disekitar tanaman dengan menggunaan cangkul atau sabit.

Berikan pupuk secara berkala setiap tiga bulan sekali menggunakan pupuk kandang atau pupuk kimia seperti Urea dan Npk sebanyak 50 kg dan tiga bulan berikutnya 100 kg dan seterusnya sampai tanaman dirasa sudah cukup baik.

Lakukan penyulaman pada tanaman yang mati dan pertumbuhannya tidak optimal.

Cara Menanam Pohon Jati Agar Cepat Besar
Contoh perawatan yang baik


Pemanenan

Pohon jati dapat dipanen setelah berumur 15 - 20 tahun dengan ciri batang sudah besar dan tanaman sudah tinggi menjulang.

Demikian penjelasan tentang Cara Menanam Pohon Jati Agar Cepat Besar semoga dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan anda. Bila ada yang belum paham atau bingung silahkan berikan komentar pada kolom yang sudah diisiapkan dibawah ini.  Terimakasih.......

Jumat, 21 April 2017

Cara Membuat Bibit Batang Bawah Kakao (Kopi Coklat)

Cara Membuat Bibit Batang Bawah Kakao (Kopi Coklat) -   Teori Petani - Dalam membuat bibit batang bawah yang harus kita perhatikan adalah biji kakao yang akan kita semai harus dari batang induk kakao yang sehat perakarannya dan tidak terjangkit penyakit vascular streak dieback (VSD).
Maka dari itu sebaiknya kita memilih sendiri di kebun atau membeli biji polongnya di toko pertanian yang terprcaya.

Cara Membuat Bibit Batang Bawah Kakao (Kopi Coklat)

Cara Membuat Bibit Batang Bawah Kakao (Kopi Coklat)
Contoh Kakao Yang Tidak Terjangkit VSD

Cara Mengolah Biji Agar Berkecambah

Setelah memilih biji kakao yang baik yang harus kita lakukan berikutnya adalah membersihkan lendir kakao bila kakao kita dapat dari kebun dengan menggunakan pasir, setelah bersih kemudian kupas kulit arinya dan mauskkan kedalam plastik bening (Plastik Gula) lalu ikat kencang agar udaranya tidak ada yang keluar, setelah 24jam mata tumbuh kakao akan kelihatan.

Cara Membuat Bibit Batang Bawah Kakao (Kopi Coklat)
Biji Kakao Yang Sudah Dikupas Kulit Arinya

Cara Menyiapkan Media Tanam

Berikutnya adalah media tanam media tanam yang baik sebaiknya tanah diberikan campuran pasir dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1:1 kemudian aduk dan ratakan tanah sampai tercampur rata barulah kita masukkan dalam polybag ukuran 30x20 cm dengan ketebalan 0,08 mm.

Setelah itu sirami polybag yang telah terisi tanah dan biarkan 3-4 hari agar tanah di dalam polybag netral .

Kemudian baru lah kita tanam bibit kakao yang sudah terlihat mata tunasnya,cara menenamnya mata tunas kakao berada kebawah kearah pangkal polybag setelah selesai semua terisi bibit siram bibit yang sudah di tanam di polybag 2 kali sehari.


Cara Membuat Bibit Batang Bawah Kakao (Kopi Coklat)
Contoh Bedengan Bibit Kakao

Contoh Naungan Dari Daun Kelapa 

Setelah polybag terisi semua susun polybag pada bedengan sesuai keinginan anda kemudian berikan naungan atau atap pada bedengan menggunakan paranet atau daun kelapa.

Cara Membuat Bibit Batang Bawah Kakao (Kopi Coklat)
Contoh Naungan 

Setelah 3-4 bulan bibit batang bawah siap untuk di sambung pucuk.

Sekian penjelasan dari saya semoga bermanfaat dan dapat membatu bagi para petani yang akan Membuat Bibit Batang Bawah Kakao (Kopi Coklat).

Jumat, 14 April 2017

Pengendalian Penyakit Vascular Streak Dieback (VSD)

Pengendalian Penyakit Vascular Streak Dieback (VSD)

Pengendalian Penyakit Vascular Streak Dieback (VSD) | Teori Petani - Batang kakao yang terkena Vsd dapat diketahui dengan melihat gejala gejala khusus.

Tanaman yang terserang oleh jamur O.theobromae memiliki daun yang menguning dengan bercak bercak hijau, biasanya terdapat pada daun kedua dan ketiga dari titik tumbuh.

Daun daun yang terserang kemudian akan rontok dan bekas tempat daun yang menempel di kulit batang akan terlihat bintik bintik kecoklatan.

Segeralah potong ranting yang telah terserang Vsd agar tidak menjalar ke bagian yang lainya.

Pengendalian Penyakit Vascular Streak Dieback (VSD)


Penyebaran Penyakit Vsd


Penyebaran Vsd di tularkan dari tanaman satu ke tanaman yang lain melalui spora/jamur yang terbang terbawa angin.

Spora ini sangat peka terhadap air dan cahaya jadi bila tersedia air dan terkena cahaya matahari selama 30 menit saja maka spora sudah tumbuh di daun muda dan berkembang kedalam jaringan xilem.

Oleh karena itu pertumbuhan penyakit Vsd ini sangat banyak terjadi pada iklim basah dengan curah hujan yang merata sepanjang tahun di bandingkan dengan yang berilim kering.

Cara Sambung Pucuk Bibit Kakao (Kopi Coklat)
Pengendalian Penyakit Vascular Streak Dieback (VSD)
Contoh Batang dan Daun Yang Terkena Vsd

Tanaman yang sudah terserang oleh penyakit Vsd akan mengering dan mati yang di sebabkan oleh jamur yang hidup di jaringan xilem yang mengurangi pengangkutan air dan hara kedaun.

Untuk mengurangi kerusakan yang disebabkan Vsd pemilihan bibit adalah salah satu faktor yang sangat penting. Berikut adalah jenis jenis tanaman yang kuat terhadap penyakit Vsd
  1. Sulawesi 1 dan 2
  2. Mcc 1 dan 2
  3. Bl 50
  4. Panter
  5. M06 
Pengendalian Penyakit Vascular Streak Dieback (VSD)
Contoh Tanaman Kakao Yang Terjangkit Parah Vsd

Pengedalian Penyakit Vsd

Pengendalian penyakit Vsd dilakukan dengan cara memangkas atau memotong ranting yang terjangkit Vsd. Ingin tau cara memangkas yang baik silahkan baca di Cara Pemangkasan Tanaman Kakao

Pemangkasan dapat di kelompokkan berdasar kerusakanya. Berikut adalah waktu pemangkasan yang baik untuk wilayah basah maupun kering :
  • Ringan - pemangkasan dilakukan 4-7 minggu sekali.
  • Sedang - Pemangkasan dilakukan 2-4 minggu sekali.
  • Berat - Membongkar tanaman sampai ke akar akarnya.
Demikian penjelasan tentang Pengendalian Penyakit Vascular Streak Dieback (VSD) semoga dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan anda.

Kamis, 13 April 2017

Cara Pemangkasan Tanaman Kakao

Cara Pemangkasan Tanaman Kakao

Cara Pemangkasan Tanaman Kakao | Teori Petani Pemangkasan tanaman kakao dilakukan untuk proses fotosintesis dapat optimal dan distribusi ke organ-organ lainnya berlangsung lancar.

Proses tersebut sangat berpengaruh terhadap perolehan hasil buah dan ketahanan tanaman terhadap hama penyakit. 

Untuk memperoleh hasil produksi yang tinggi tanaman harus mampu menghasilkan asimilat yang banyak, namun pada kenyataannya tidak semua daun mampu melakukan fotosintesis secara maksimal.

Parameter yang erat kaitannya dengan fotosintesis ialah ILD (indeks luas daun), yaitu angka yang menunjukan total luas seluruh daun yang ada di tajuk dan luas bidang tanaman.

Cara Pemangkasan Tanaman Kakao


Tujuan Pemangkasan 


  1. Memperoleh kerangka dasar percabangan kakao. 
  2. Mengatur penyebaran cabang dan daun produktif secara merata.
  3. Membuang bagian tanaman yang tidak dikehendai, seperti cabang terbalik, cabang sakit, tunas air,dan menggantung.
  4. Memacu tanaman membentuk daun baru yang potensial untuk sumber asimilat.
  5. Menekan resiko terjadinya serangan hama dan penyakit.
  6. Meningatkan kemampuan tanaman menghasilkan buah.

Jenis-Jenis Pemankasan terdiri dari tiga jenis, yaitu sebagai berikut;

1. Pemangkasan Bentuk 

Pemangkasan bentuk bertujuan untuk membentuk kerangka tanaman dengan baik. Waktu pemangkasan yang tepat dilakukan saat tanaman kakao muda membentuk cabang tanaman hingga memasuki masa produktif.

2. Pemangkasan Pemeliharaan

Pemangkasan Pemeliharaan bertujuan untuk mempertahankan kerangka tanaman dan mengatur penyebaran daun produktif serta membuang bagian tanaman yang tidak dikehendaki. Disamping itu berguna untuk merangsang pembentukan daun baru, bunga dan buah.

3.Pemangkasan Produksi

Pemangkasan Produksi bertujuan untuk memacu pertumbuhan bunga dan buah. 

Cara-Cara Pemangkasan


1. Pemangkasan Bentuk

  • Potong cabang primer 4-6 cabang, hingga tersisa tiga cabang yang tumbuh sehat.
  • Buang cabang-cabang sekunder yang tumbuh terlalu dekat dengan batang primer.
  • Atur cabang-cabang sekunder dengan jarak tidak terlalu rapat satu sama lain dengan membuang sebagian cabangnya.
  • Potong ujung cabang primer 75-100 cm dari jorket untuk memacu tumbuhnya cabang sekunder.
  • Potong cabang-cabang yang tumbuh meninggi untuk membatasi tinggi tanaman kakao hanya 4-5 meter.
Cara Pemangkasan Tanaman Kakao
Contoh Pemangkasan

2. Pemangkasan Pemeliharaan
  • Dilakukan dengan cara mengurangi daun yang rimbun ditajuk tanaman dengan cara memotong ranting yang terlindung atau bertumpuk.
  • Potong cabang yang ujungnya masuk kedalam tajuk tanaman.
  • Kurangi daun yang menggantung dan menghalangi aliran udara dalam kebun.
  • Pemangkasan ini dapat dilakukan disela-sela pemangkasan produksi, dengan frekuensi 2-3 bulan disesuaikan dengan jenis dan jarak tanam.
3. Pemangasan Produksi
  • Potong cabang yang tumbuh meninggi lebih dari 4-5 meter.
  • Pangkas ranting dan daun hingga 40%.
  • Setelah pemangkasan produksi selesai, tanaman akan bertunas intensif dan tanaman segera berbuah.
Demikiana penjelasan tentang Cara Pemangkasan Tanaman Kakao semoga dapat bermanfaaat dan menambah pengetahuan anda di bidang pertanian.



Sabtu, 08 April 2017

Budidaya Kelapa Agar Cepat Berbuah

Budidaya Kelapa Agar Cepat Berbuah

Budidaya Kelapa Agar Cepat Berbuah | Teori Petani  Tumbuhan kelapa (cocos nucifera) adalah tumbuhan yang memiliki batang tunggal, berakar serabut dan memiliki buah yang bergrombol setiap batang terdiri atas beberapa grombol. 

Kelapa merupakan tanaman yang memiliki banyak manfaat bagi manusia, tidak hanya buahnya yang di konsumsi tapi batang, daun hingga akarnya pun berguna bagi manusia.

Tanaman kelapa sendiri memiliki beberapa jenis, salah satunya Agar Berbuah Cepat yaitu kelapa hibrida, kelapa ini merupakkan persilangan antara kelapa lokal dengan kelapa genjah.

Budidaya Kelapa Agar Cepat Berbuah

Pemilihan Dan Pembuatan Bibit Kelapa

  • Pilihlah buah kelapa yang sudah tua yang berwara coklat kehitaman dari induk yang sudah tua pula di atas 10 th dan memiliki produksi buah yang tinggi.
  • Sayat kulit kelapa menggunakan golok di bagian ujung tangkai kelapa untuk mempercepat proses tumbuhnya tunas.
  • Sirami bibit dan berikan naungan atau di tempat yang teduh. Setelah 5-8 bulan bibit siap di tanam di lahan.
Budidaya Kelapa Agar Cepat Berbuah
Contoh Bibit Siap Tanam

Pengolahan Tanah

  • Bersihkan lahan dari rumput liar yang akan mengganggu pertumbuhan kelapa.
  • Buat lubang dengan jarak antar lubang 5 x 6 atau 6 x 6 m dan ukuran lubang 50 x 50 x40 cm.
  • Setelah proses pembuatan lubang selesai berikan pupuk kandang yang sudah matang kedalam lubang sebanyak 10 kg/lubang. Diamkan 1 minggu agar terjadi penguapan gas dari dalam tanah.

Penanaman Kelapa

Proses penanaman kelapa di lakukan dengan cara memasukkan bibit kelapa yang sudah cukup umur ke dalam lubang yang sudah di buat.

Timbun bagian akar menggunakan tanah hasil pembuatan lubang, dan padatkan.

Perawatan Kelapa

Perawatan kelapa yaitu dengan cara membersihkan sekitar tumbuhan kelapa dari rumput liar yang menggangu pertumbuhan kelapa.

Kemudian berikan pupuk susulan setiap awal dan akhir musim penghujan dengan menggunakan pupuk kandang 5-10 kg/tanaman dan pupuk Urea, Tsp dan Kcl masing masing 300 gram/tanaman.
Dosis pemupukan bertambah sesuai umur tanaman.

Hama yang menyerang tanaman kelapa biasanya berupa kumbang yang menyerang pangkal daun muda, oleng oleng dan cendawan Phytophthora yang menyerang akar dapat kita atasi menggunakan pestisida dan fungisida 

Pemanenan Buah Kelapa

Pemanenan buah kelapa dapat dilakuan setelah umur 3-4 tahun untuk jenis hibrida dan 5-7 tahun untuk lokal.

Cara memanen buah kelapa yaitu dengan cara melepaskan buah kelapa dari tangkainya dapat menggunakan parang atau sejenisnya.

Buah kelapa dapat di panen setiap sebulan sekali, sehingga bila kita membudidayakan kelapa sama saja dengan kita kerja di kantoran karena gajianya sama sama setiap bulan.

Demikian penjelasan tentang Budidaya Kelapa Agar Cepat Berbuah semoga dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan anda di bidang pertanian.

Budidaya Lada / Merica Omset Ratusan Juta

Budidaya Lada / Merica Omset Ratusan Juta

Budidaya Lada / Merica Omset Ratusan Juta | Teori Petani  Lada atau merica merupakan salah satu tanaman rempah yang di miliki Indonesia meskipun asal tanaman tersebut berasal dari India.

Tanaman lada adalah salah satu tanamn yang memiliki kegunaan dan harga yang mahal maka dari itu Belanda menjajah Indonesia salah satunya karena tanaman rempah yang satu ini.

Untuk pembudidayaan lada sendiri tergolong susah susah gampang karena di perlukkan ketelatenan dan waktu yang tidak sebentar, namun bila penanggannya benar tanaman lada akan menghasilkan pundi pundi uang yang menggiurkan karena lada merupakan komoditi exspor dengan kualitas baik.

Ingin tau lebih lanjut tentang budidaya lada, mari simak penjelasan di bawah ini.

Budidaya Lada / Merica Omset Ratusan Juta 


Syarat Tumbuh

  1. Tanah yang baik untuk tanaman lada yaitu tanah utisol,latosol, dan podsolik dengan pH 6-7, serta berada pada ketinggian antara 500-1500 dpl.
  2. Curah hujan yang ideal untuk tanaman lada yaitu antara 2000-3000 mm/th dan memiliki suhu 20-30 derajat celcius.

Proses Penyediaan bibit

Pilih bibit yang sehat dan pertumbuhanya baik, usahakan anda memilih sendiri dari kebun atau membelinya di penjual bibit terpercaya.

Untuk satu hektar lahan bibit yang di perlukan adalah sekitar 2500 batang.

Pengolahan Tanah

  1. Bersihan lahan dari rumput liar dan pepohonan yang menghalangi sinar matahari masuk.
  2. Gemburkan tanah menggunakan cangkul atau bajak agar pertumbuhan akar dapat maksimal.
  3. Tambahkan kapur dolomit jika pH tanah di bawah 6 sebanyak 1 ton/ hektar.
  4. Buatkan lubang dengan jarak 2.5x3 meter dengan kedalaman 50cm untuk tiang panjat.
  5. Buat kan juga lubang tanam untuk lada dengan lebar 50 cm dalam 40 cm dan tambahkan pupuk kandang yang sudah matang sebanyak 3-5 kg kemudian diamkan selama 1 minggu.

Proses Penanaman

Proses menanam lada yang baik yaitu di lakukan pada awal musim penghujan antara bulan september-oktober.

Tanam bibit dengan cara melepaskan bibit dari media tumbuh sebelumnya dan masukkan ke dalam lubang yang sudah di buat seminggu yang lalu kemudia timbun dengan tanah hasil galian.

Pasang tiang panjat berupa kayu hidup atau kayu mati yang tahan seperti kayu ulin, kayu besi dan lainya dengan panjang tiang 5-7 m.

Perawatan Tanaman

Perawatan tanaman dilakukan dengan cara penyiangan gulma atau rumput di sekitar tanaman yang mengganggu pertumbuhan tanaman.

Berikan tambahan pupuk di awal dan akhir musim penghujan berupa kompos atau pupuk kandang yang sudah matang.

Ikat lada yang menjalar ke tiang panjat yang sudah disediakan, dan jangan lupa untuk penyulaman tanaman yang mati.

Budidaya Lada / Merica Omset Ratusan Juta
Contoh Perawatan lada yang baik



Pemanenan

Pemanenan lada dapat dilakukan setelah berumur 3-5 tahun setelah tanam tergantung jenis bibit yang di gunakan.

Tanaman lada dapat di panen setiap tahun 1 kali selama 8-15 tahun tergantung jenis bibit dan kondisi lahan.

Bila dengan penanganan yang baik dan benar budidaya lada akan menghasilkan 2-4 ton/ hektar dengan harga 100-130 ribu per kilo maka hasil yang di peroleh cukup menjanjikan.
Demikian penjelasan tentang Budidaya Lada / Merica Omset Ratusan Juta semoga dapat bermanfaat dan menambah ilmu untu anda.