Tampilkan postingan dengan label Tanaman Obat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tanaman Obat. Tampilkan semua postingan

Senin, 22 Mei 2017

Cara Budidaya Temulawak Mudah Dan Menguntungkan

Cara Budidaya Temulawak Mudah Dan Menguntungkan

Cara Budidaya Temulawak Mudah Dan Menguntungkan | Teori Petani - Temulawak merupakan tanaman obat yang banyak mangandung kurkuminoid, mineral dan minyak atsiri serta minyak lemak.

Tanaman ini sering digunaan manusia sebagai suplemen atau obat penambah nafsu makan yang sangat baik dan tidak ada efek sampingnya.

Temulawak juga merupakan keluarga dari kunir, temu ireng dan temu putih sehingga bentuknya dan daunnya pun sangat mirip.

Cara Budidaya Temulawak Mudah Dan Menguntungkan

Temulawak merupakan tanaman rumpun yang memiliki batang semu yang dapat tumbuh 1 - 2 meter, dan pada tiap batang memiliki daun yang berjumlah 4 - 9 helai.

Tanaman ini dapat tumbuh baik pada daerah yang memilii suhu 20 - 30 derajat celcius dan pada ketinggian 5 - 1200 meter diatas permukaan laut.

Berikut penjelaskan tentang cara cara membudidayakan temulawak.

Pembibitan

Untuk membat bibit temlawak yang harus kita lakikan adalah memilih bibit dari induk yang sehat dan sudah berumr 10 - 12 bulan.

Membuat bibit yaitu dengan cara memotong ruas ruas temulawak lalu rendam menggnakan fungisida beberapa menit agar bibit tidak terserang jamur.

Siapkan cocopeat atau jerami lalu susun bibit yang sudah kita potong sebelumnya secara berlapis dengan urutan cocopeat - temulawak - cocopeat - temulawak laukan sampai bahan habis.

Letakan bibit pada tempat yang sejuk atau berikan naungan mnggunakan paranet atau daun kelapa, siram bibit secara berkala usahakan selalu lembab, setelah 30 hari bibit sudah mulai bertunas dan siap ditanam dilahan.

Pengolahan Lahan

Gemburkan lahan menggnakan cangkul atau bajak, karena temulawak dapat tumbuh maksimal pada lahan yang gembur dan subur.

Untuk itu berikan pupuk kandang kelahan sebanyak 10 - 20 ton/hektar lalu diamkan lahan satu minggu agar jamur dan gas beracun dari dalam tanah menguap terkena sinar matahari.

Penanaman

Penanaman temulawak dilakukan dengan membuat lubang sedalam 5 cm atau meletakan pada parit hasil bajak lalu berikan satu bibit temulawak pada lubang yang sudah dibuat kemudian tutup menggunakan tanah.

Penanaman yang baik yaitu dilakukan pada awal musim pengujan agar mempermudah dan menghemat biaya pengluaran.

Cara Budidaya Temulawak Mudah Dan Menguntungkan
Contoh tumbuhan temulawak


Perawatan

Dalam perawatan temulawak yaitu meliputi hal hal sebagai beikut

1. Penyiangan
Penyiangan atau mebersihkan lahan dari gulma agar pertumbuhan tanaman optimal dan tidak terganggu serta mencegah adanya serangan jamur dan penyakit lainya.

2. Penyulaman
Penyulaman dilakukan setelah 15 - 30 hari setelah tanam agar pertmbuhan antara tanaman pertama dan sulaman tidak berbeda jauh.

3. Pempukan
Pemupukan dilakukan agar pertumbuhan tanaman dapat optimal, pemupukan dilakukan setelah tanaman berumur 30 hari dengan menggunakan kompos atau pupuk Urea, dan Npk sebanyak satu genggam orang dewasa tiap batangnya.

Pemupukan dilakukan dua kali pada tiap satu kali tanam yaitu pemupukan pertama seperti yang sudah saya jelaskan diatas tadi dan pemupkan kedua dilakkan ketika tanaman brumur 90 hari.

4. Pembubuhan
Pembubuhan atau penimbunan dilakkan ketika tanaman berumur tiga bulan dan lakukan kembali dua bulan kemudian agar rumpun temulawak dapat bertumpuk tumpuk dan menghasilkan temulawak yang banyak.
Baca juga

Pemanenan

Pemanenan temulawak dilakukan setelah berumur 9 - 10 bulan setelah tanam dengan ciri rumpunnya sudah besar dan daunya mulai menguning.

Cara memanen temulawak yaitu dengan mengambil isi temulawak menggunakan cangkul atau garpu, usahakan saat memanen hati hati jangan sampai temulawak cacat atau terluka karena akan menurunkan kulitas dan harga.

Dalam satu hektar lahan dapat menghasilkan temulawak sebanyak 10 - 20 ton dan bila perawatannya baik bukan tidak mungkin dapat lebih banyak lagi.


Demikian penjelasan tetang Cara Budidaya Temulawak Mudah Dan Menguntungkan semoga dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan anda. Salam Teori Petani.....


Jumat, 21 April 2017

Cara Menanam Jahe Di Lahan Dan Polybag

Cara Menanam Jahe Di Lahan Dan Polybag

Cara Menanam Jahe Di Lahan Dan Polybag | Teori Petani - Jahe merupakan salah satu rempah yang memiliki berbagai kegunaan dan baik bagi tubuh manusia.

Tanaman yang bernama latin Zingiber officinale ini adalah tanaman yang dimanfaatkan rimpangnya yang memiliki rasa pedas dimulut dan menghangatkan badan.

Jahe sendiri memiliki berbagai jenis diantaranya, jahe gajah, jahe emprit dan jahe merah. Berikut adalah cara cara pembudidayaanya.

Cara Menanam Jahe Di Lahan Dan Polybag


Pemilihan Bibit Jahe

  1. Pilih bibit yang sehat tidak terserang penyakkit jamur dan
  2. Bibit sudah berumur 10 - 12 bulan
  3. Memiliki rumpun yang banyak.

Pembuatan Bibit Jahe

Bibit yang sudah dipanen emudian dipotong potong menggunakan pisau yang seteril lalu jemur bibit dibawah sinar matahari seharian.

Bibit yang sudah dijemur kemudian masukan kelarutan fungisida atau pestisida untuk mencegah virus dari induk terbawa kebibit tersebut.

Siapkan kotak yang terbuat dari kayu atau bekas kotak buah lalu isi dengan campuran sekam bakar dan 

Simpan ditempat yang teduh dan sirami bibit sehari 1 - 2 kali tergantung kelembapannya. Bibit akan mulai bertunas setelah berumur 3 - 4 minggu.


Cara Menanam Jahe Di Lahan Dan Polybag
Contoh Bibit Siap Tanam

Pengolahan Media Tanam

Dalam proses penanaman jahe dapat dilakukan dengan dua cara yaitu dapat dengan menanamnya langsung dilahan atau menanamnya dipolybag.

1. Pengolahan Di Lahan,
  • Dilakukan dengan cara membersihkan lahan dari rumput liar yang akan mengganggu pertumbuhan tanaman jahe.
  • Gemburkan tanah agar pertumbuhanya tidak terhambat dan rimpangnya banyak.
  • Kemudian berikan pupuk kandang yang sudah matang sebanyak 20 ton dan dolomite sebanyak 500 kg/hektar.
  • Kemudian aduk tanah dan dibuat gulutan dengan ukuran lebar 100 cm dan panjang disesuaikan kondisi lahan.
  • Diamkan selama 1 - 2 minggu agar zat beracun dalam tanah menguap.
2. Pengolahan Di Polybag
  • Siapaan polybag 50 x 40 atau dapat menggunaan karung semen yang dibelah menjadi dua bagian.
  • Isi polybag dengan tanah bercampur dengan pupuk kandang yang sudah matang dengan perbandingan 1 : 1.

Penanaman Jahe


Tanam bibit yang telah bertunas keatas bedengan dengan cara membuat lubang tanam berjarak 50 x 50 cm dan sedalam 30 cm. dan tutupi lubang bibit menggunakan tanah atau kompos halus.

Untuk menanam di polybag sama dengan cara menanam bibit dilahan, bedanya hanya satu polybag diisi 3 - 4 bibit.

Cara Menanam Jahe Di Lahan Dan Polybag
Contoh Jahe Di Polybag

Pererawatan Jahe


Lakukan penyiraman tanaman jahe dilahan bila tidak terjadi hujan dan bila pada polybag lakukan sehari sekali tergantung kondisi tanah.

Sulam bibit yang pertumbuhanya tidak normal atau mati dan amati penyakit yang menyerang seperti layu dan batang menguning dapat kita 

Berikan pemupukan setelah tanaman jahe berumur 1, 3 dan 6 bulan setelah tanam dengan menggunakan urea dan npk masing masing sebanyak 100 gram/tanaman.

Timbun akar atau bagian bawah tanaman menggunakan tanah dan kompos setiap 2 - 3 bulan sekali agar rumpun jahe bertingkat dan menghasilkan rumpun yang banyak.

Pemanenan Jahe


Tanman jahe dapat dipanen setelah berumur 10 - 12 bulan setelah tanam deng ciri ciri batang menguning dan cendrung mengering.

Pemanenan tanman jahe dilkukan dengan menggunakan cangkul atau garpu, usahakan jagan sampai jahe rusak arena akan menjadi busuk dan menurunkan kualitas dan harga jahe.


Demikian penjelasan tentang Cara Menanam Jahe Di Lahan Dan Polybag semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan anda dibidang pertanian.