Tampilkan postingan dengan label Sayuran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sayuran. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 Juni 2017

Cara Mudah Menanam Kangkung Darat Organik Di Rumah

Cara Mudah Menanam Kangkung Darat Organik Di Rumah

Cara Mudah Menanam Kangkung Darat Organik Di Rumah - Jumpa lagi bersama Teori Petani - Kali ini saya akan membahas tentang cara menanam kangkung organik dirumah.

Kangkung merupakan salah satu sayuran yang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia yang dijadikan sebagai masakan seperti tumis, sayur bening dan direbus buat lalap.

Maka tidak lah heran permintaan akan kangkung kian hari kian meningkat seiring dengan  kian bertambahnya populasi penduduk di Indonesia.

Melihat hal ini, kangkung dapat kita jadikan sebagai salah satu peluang usaha yang mudah, murah dan juga bernilai ekonomis.


Cara Mudah Menanam Kangkung Darat Organik Di Rumah

Kangkung darat memiliki ciri ciri fisik berdaun panjang, berujung runcing, memiliki bunga berwarna putih serta biji berwarna hitam.

Tanaman ini terdapat dua jenis yaitu kangkung air dan kangkung darat, namun permintaan akan kangkung air lebih sedikit dibanding dengan kangkung darat.

Berikut saya berikan langkah langkagh cara menanam kangkung yang baik dan benar.

Pemilihan Bibit

Untuk menghasilkan kangkung yang baik maka hal yang paling mendasar adalah pemilihan bibit, karena dengan bibit yang baik maka akan diperoleh sayuran yang berkulitas serta pertumbuhannya cepat.

Bibi kangkung darat yaitu berupa biji seperti biji kapuk yang dapat kita peroleh di toko toko pertanian, contoh merek bibit yang baik seperti, panah merah, kapal terbang dan masih banyak lagi.

Cara Mudah Menanam Kangkung Darat Organik Di Rumah
Contoh Biji Kangkung


Penyiapan Lahan

Proses penyiapan lahan untuk tanaman kangkung adalah, menggemburkan lahan menggunakan cangkul atau bajak, berikan pupuk kandang kering sebanyak 2 - 3 ton untuk 1/4 hektar.

Lalu buat gulutan dengan lebar 50 - 100 cm dan tinggi 40 cm dan diamkan selama 5 - 7 hari agar tanah terjemur dan gas beracun yang ada dalam tanah dapat menguap.

Untuk menanamnya dirumah kita dapat menenamnya di polybag ataupun dengan cara hidroponik yang hasilnya akan lebih baik dan bersih.

Penanaman Kangkung

Penanama dilakukan dengan membuat lubang menggunakan kayu sedalam 3 cm lalu masukkan biji kangkung sebanyak 3 - 4 lalu tutup menggunkan kompos atau tanah halus.

Cara menanam di polybag adalah dengan mengisi polybag dengan tanh yang dicampur kompos dengan perbandinga 2 :1, lalu tebarkan biji kangkung kedalam polybag secara merata dan tutup menggunakan kompos.

Perawatan Kangkung

Pada dasarnya tanaman kangung merupakan tanaman air jadi meskipun namanya kangkung darat namun masih tetap memerlukan banyak air.

Maka faktor yang paling utama adalah proses pengairan, karena dengan proses pengairan yang cukup maka kangkung dapat tumbuh baik dan cepat.

Lakukan penyiangan untuk menjaga agar tanaman kangkung tidak berebut makanan yang membuat kangung menjadi kerdil, serta dengan lahan yang bersih dapat mencegah penyakit yang akan menyerang.

Berikan pupuk menggunakan pupuk organik cair (POC) yang banyak dijual ditoko pertanian dengan cara disemprotkan pada tanaman berumur 7 - 12 - 17 hari.

Baca juga

Pemanenan

Kangkung dapat dipanen setelah berumur 20 - 25 hari terhitung dari awal penanamn, pemanenan dilakukan dengan cara mencabut batang kangkung lalu ikat atau simpan dibox dan siap untuk dipasarkan ke pasar atau supermarket.

Cara Mudah Menanam Kangkung Darat Organik Di Rumah
Proses Pemanenan

Demikia penjeasan tentang Cara Mudah Menanam Kangkung Darat Organik Di Rumah  yang bisa saya share kepada anda, semoga dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan anda, bila ada yang belum jelas, anda dapat bertanya pada kolom komentar dibawah ini. Terimakasih..


Jumat, 02 Juni 2017

Cara Budidaya Brokoli Organik Dengan Sistem Hidroponik

Cara Budidaya Brokoli Organik Dengan Sistem Hidroponik

Cara Budidaya Brokoli Organik Dengan Sistem Hidroponik - Ketemu lagi bersama saya admin Teori Petani yang selalu menyajikan ilmu pertanian yang sangat mudah dan lengkap.

Kali ini saya akan membahas tentang budidaya brokoli secara hidroponik yang sangat mudah serta membantu anda mendapatkan sayuran yang berkualitas bebas zat kimia berbahaya.

Anda pastinya sudah tau dan paham apa itu menanam dengan cara Hidoponik, Yaps .. Hidoponik adalah sebuah teknologi menanam tanaman dengan media air. Untuk lebih jelasnya berikut ulasanya untuk anda.

Cara Budidaya Brokoli Organik Dengan Sistem Hidroponik

Budidaya Brokoli Organik Hidroponik, pada dasarnya bila kita menanm tanaman terutama sayuran dan dengan cara hidroponk sudah pasti tanaman tersebut organik karena seperti yang saya bahas tadi diatas bahwa Hidroponik merupakan cara menanam dengan media air yang sudah pasti Non kimia.

Tanaman brokoli sendiri sebeanrnya tanaman yang dapat tumbuh baik pada dataran tinggi dan udara sejuk, namun jangan kawatir bagi anda yang berada di dataran rendah karena anda juga masih dapat membudidayakannya.

Untuk anda yang berada didatar rendah yang memiliki suhu panas anda dapat meletakkan tanaman di teras teras rumah atau didekat kamar mandi.

Berikut adalah langkah langkah yang harus kita lakukan saat melakukan budidaya brokoli organik dengan sistem hidoponik.

Pemilihan Bibit 

Pilihlah bibit yang berkuwalitas baik untuk menghasilkan tanaman anda dapat subur serta tahan terhadap serangan hama penyakit.

Bibit yang baik dapat kita peroleh dari indukan brokoli yang memiliki pertumbuhan sehat serta besar atau bila anda baru mau menanam anda dapt membelinya di toko pertanian terdekat.

Cara Budidaya Brokoli Organik Dengan Sistem Hidroponik
Contoh Penyemaian


Penyiapan Media Tanam Dan Tumbuh

Media Tanam
Untuk proses penyiapa media terdapat berbagai alat dan bahan yang dapat kita gunakan seperti, Paralon, Talang, Botol Bekas, Ember Dan masih banyak la

Namun pada postingan kali ini saya akan meberikan contoh yang sederhana saja yaitu dari Botol Bekas Air Minera.

Cara membuatnya adalah dengan menyiapkan botol air mineral yang berukuran besar lalu potong menjadi dua bagian, potongan bagian atas di balik dan dimasukkan ke potongan yang bawah, setelah itu buatkan lubang di bagian tutup botol lalu berikan sumbu untuk mengalirkan air dari bawah ke atas.

Media Tumbuh
Untuk proses penyiapan media tumbuh kita dapat menggunakan cocopeat (serbuk kulit kelapa), kompos tanah dan sekam padi dengan perbandingan 1 : 1 : 1 : 1 serta batu kerikil.

Aduk rata bahan bahan diatas kecuali kerikil lalu masukkan bahan tersebut kedalam media tanam yang sudah kita buat dengan cara, masukkan kerikil telebih dahulu setelah itu barulah campuran media tanam dimasukkan.

Cara Budidaya Brokoli Organik Dengan Sistem Hidroponik
Contoh pembuatan media tanam


Penanaman Brokoli

Penanaman dilakukn dengan menyemai brokoli terlebih dahulu sampai bibit berumur 15 - 20 hari, atau bila anda tidak mau repot anda juga dapat langsung menanamnya di media tanam dengan cara membuat lubang sedalam 2 cm lalu masukkan bibit dan tutup mengunakan sisa media tanam atau kompos.

Perawatan Tanaman

Perawatan dilakukan dengan pemberian nutrisi berupan pupuk organik cair yang banyak dijual ditoko pertanian, lalu campurkan pupuk organik cair kedalam airnya.

Membersihkan media tanam dari rumput rumput kecil yang tumbuh karena akan mengganggu dan mendatangkan penyakit.

Baca juga

Pemanenan Brokoli

Tanaman brokoli dapat dipanen setelah tanaman berumur 50 - 65 hari setelah tanamn tergantung jenis dan arietasnya, 

Lakukan pemanenan secara seentak dan di waktu pagi atau sore hari untuk menjaga brokoli agar tetap segar.

Demikian penjelasan tentang Cara Budidaya Brokoli Organik Dengan Sistem Hidroponik, semoga dapat menambah pengetahuan serta berguna untuk anda semua. Bila ada yang belum paham, anda dapat bertanya di tabel komentar dibawah ini. Terimakasih...

Rabu, 24 Mei 2017

Budidaya Wortel Organik Di Pot

Budidaya Wortel Organik Di Pot

Budidaya Wortel Organik Di Pot - Selamat datang di blog Teori Petani, kali ini saya akan membahas tentang budidaya wortel.

Wortel merupakan sayuran yang memiliki gizi dan vitamin yang sangat baik bagi manusia, maka tidak heran tanaman ini sering dijadikan makanan.

Tanaman yang bernaman latin Daucus carota L adalah tanaman umbi yang memiliki kandungan vitamin A dan C yang baik untuk kesehatan mata.

Untuk membudidayakan tanaman ini sangat lah mudah karena tidak hanya dapat ditanam dilahan yang luas, tapi dapat juga ditanam di pot dan polybag.

Budidaya Wortel Organik Di Pot

Wortel dapat tumbuh baik pada daerah yang memiliki ketinggian serta memiliki tanah yang gembur dan subur.

Namun pada datar rendah pun tanaman ini dapat tumbuh tetapi hasil buahnya tidak sama dengan tanaman wortel didataran tinggi yakni buahnya lebih kecil.

Untuk melakukan budidaya wortel dirumah menggunakan pot atau polybag yag harus kita siapkan dan lakukan ialah sebagai berikut

Pemilihan Bibit

Dalam pemilihan bibit dapat dilaukan dengan dua macam, yaitu menanam menggunakan biji, maupun menanam menggunakan buahnya.

1. Menanam menggunakan biji, untuk menanam mengunakan biji ialah dengan cara memetik biji yang sudah tua yang bersal dari induk yang bebas dari penyakit dan memiliki buah yang besar.

Kemudian tebarkan bibit ke media tanam yang sudah disiapkan secara merata ( seperti membuat bibit pada tanaman padi ).

2. Menanam mengunakan buahnya, untuk menanam mengunakn buah yaitu dengan langsung menanam buah wortel pada media tanam yang disediakan dan yang pastinya wortel yang ditanam harus sehat dan berbuah besar.

Penyiapan Media Tanam

Dalam budidaya wortel dapat dilakukan penanaman langsung dilahan maupun menanamnya dipot atau polybag bagi anda yang tidak memiliiki lahan yang luas.

Untuk lebih jelasnya mari baca penjelasan berikut ini :

1. Menanam Dilahan

Untuk menanam dilahan yang harus kita laukan adalah membersihkan lahan dari rumput dan kayu yang menghalangi sinar matahari masuk ketanah.

Gemburkan lahan agar pertumbuhan wortel dapat maksimal, karena wortel dapat tumbuh maksimal pada tanah yang gembur dan subur.

Lalu berikan pupuk kandang yang sudah matang sebanyak 30 - 40 ton/ hektar.

Setelah tanah digemburkan dan diberi pupuk langkah selanjutnya adalah membuat gulutan dengan lebar 100 cm dan tinggi 50 cm.

Perhatikan kebersihan lahan dari akar akar tanaman dan sampah plastik karena bila lahan kotor atau banyak sampah maka wortel akan cacat seperti bercabang , busuk dan yang lainya sehingga menurunlan harga jualnya.

2. Menanam Di Media Pot Dan Polybag

Untuk menanam dipot dan polybag yang harus kita lakukan pastinya menyiapkan pot atau polybag sesuai keinginan anda.

Isi pot atau polybag dengan media tanam berupa tanah, kompos dan sekam padi dengan perbandingan 1 : 1 : 2.

Budidaya Wortel Organik Di Pot
Tanaman Wortel Di Pot

Perawatan 

Perawatn tanaman wortel meliputi penjarangan, penyiangan, dan pemupukan, berikut adalah uraianya:

1. Penjarangan

Penjarangan dilakukan setelah wortel berumur 30 - 40 hari setelah tanam agar tanaman wortel cepat tumbuh besar, dengan cara mencabuat tanamanan wortel yang bertumpuk atau terlalu rapat yang akan membuat wortel saling berebut makanan dan pertumbuahanya tidak maksimal.

2. Penyiangan

Penyiangan bertujuan agar tanaman dapat tumbuh optimal tidak berbagi makanan dengan gulma atau rumput dan mencegah adanya hama penyakit.

Penyiangan sendiri dilakukan dengan mencabut atau menyemprotnya dengan herbisida khusus untuk wortel, seperti herbisida Sensor.

3. Pemupukan

Dalam budidaya wortel organik maka tidak memerluan lagi pupuk tambahan karena pada saat pengolahan lahan sudah diberikan pupuk kandang atau kompos, yang diperluan hanya pemberian pupuk organik cair  setiap 20 - 25 hari sekali.

Baca juga : Cara Budidaya Temulawak Mudah Dan Menguntungkan

Pengendlian Hama Penykit

Jenis hama yang sering dijumpai dn sering menyerang dalam budidaya tanaman wortel adalah ulat tanah, kutu daun, bercak daun dan bintil akar

1. Ulat tanah, biasa diatasi dengan mencari sarangnya kemudian diambil dan dimusnahkan secara manual.

Untuk pencegahan hama ini bisa dilakukan dengan cara membersihkan lahan tanah dan secara teratur membersihkan tanaman gulma. 

Bila serangan hama ini semakin banyak bisa menggunakan pestisida jenis furadan pada awal penanaman atau pada saat proses pengolahan lahan.

2. Kutu daun biasanya menyerang pucuk daun dan menyerap cairannya sehingga membuat daun menjadi rusak dan berwarna kuning. 

Untuk menghentikan serangan hama ini harus dilakukan rotasi jenis tanaman dan menyemprotnya dengan insektisida.

3. Bercak daun disebabkan oleh sejenis cendawan Cercospora yang menyebabkan daun tua dan muncul bercak coklat dan pinggiran hitam. 

Penyakit ini bisa dicegah bila bibit yang ditanam memiliki kualitas yang baik, selain itu kebersihan lahan juga bisa mengurangi serangan penyakit ini.

4. Bintil akar disebabkan oleh nematoda, dampak yang ditimbulkan dari penyakit ini adalah benti ubi yang benjol-benjol tidak karuan. 

Untuk mengurangi dampak dari penyakit ini bisa melakukan penyemprotan kimia yang diaplikasikan adalah nematisida. 

Selain itu penggiliran dengan tanaman lain pada lahan tanam juga bisa menggurangi resiko terkena penyakit ini.

Budidaya Wortel Organik Di Pot
Tanam Wortel Di Lahan

Pemanenan

Pemanenan wortel dapat dilakuan setelah wortel berumur 90 - 95 hari terhitung dari awal penanaman, dengan cara mencabut wortel menggunakan tangan.

Untuk satu hektar laha dapat menghasilkan wortel sebanyak 40 - 50 ton bila pada kondisi dan perawatan yang tepat.

Baca juga : Cara Mengatasi Penyakit Busuk Buah Pada Tanaman Cabai

Demikian penjelasan tentang Budidaya Wortel Organik Di Pot semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan anda.

Bila ada yang masih bingung dan belum paham ataupun ada kesalahan dalam penulisan silahkan bertanya pada kolom komentar dibawah ini, atas partisipasinya saya ucapkan terimakasih

Selasa, 23 Mei 2017

Cara Mengatasi Penyakit Busuk Buah Pada Tanaman Cabai

Cara Mengatasi Penyakit Busuk Buah Pada Tanaman Cabai - Hai para sobat petani jumpa lagi bersama saya admin teori petani.. kali ini Teori Petani akan membahas tentang penyakit busuk buah dan cara mengatasinya.

Penyakit busuk buah biasanya terjadi akibat adanya penyakit antraknosa dan bakteri Erwinia carotovora yang merupakan penyakit yang sering menyerang tanaman sayuran terlebih pada tanaman cabai.

Bila tanaman cabai sudah terserang penyakit ini maka sudah dapat dipastikan para petani akan lemas karena sudah pasti panennya akan anjlok.

Cara Mengatasi Penyakit Busuk Buah Pada Tanaman Cabai

Cara Mengatasi Penyakit Busuk Buah Pada Tanaman Cabai

Penyakit busuk buah tidak hanya menyerang buah yang masih muda tapi juga menyerang tanaman yang sudah tua atau sudah siap panen.

Untuk mengatsi itu semua yang harus kita lakukan adalah pencegahan sejak dini yaitu dengan cara, sebelum melakukan penanaman sebaiknya para petani harus memperhatikan hal hal yang sangat mendasar seperti berikut.

Cara Mencegah Dan Mengatsi Penyakit Busuk Buah

Pemilihan Bibit
Proses pemilihan bibit sangat penting dalam pengatasi hama busuk buah karena dengan memilih bibit yang bebas dari penyakit antraknosa dan bakteri Erwinia carotovora maka kemungkinan terjadinya serang busuk buah sangat lah kecil.

Pilihlah bibit yang unggul yang sudah jelas kulitas dan hasilnya seperti panah merah, kapal terbang dan lain sebagainya.

Pengolhan Lahan
Pengolahan lahan juga merupakan hal yang sangat penting karena bila ita tidak benar dalam mengolah tanah maka cendawan atau jamur yang masih terdapat di lahan akan terus tumbuh dan akan menyerang tanaman cabai.

Jadi untuk mengatsi hama antraknosa yang harus kita laukan adalah mebajak lahan lalu mebiarkan lahan terjemur selama satu minggu agar jamur dan gas beracun yang ada dilahan dapat menguap dan mati terkena sinar matahari.

Pergantian Tanaman
Pergantian tanaman dilakuan agar siklus kehidupan penyakit pada lahan tersebut dapat terputus sehingga dapat mengurangi terjadinya serangan penyakit pada tanaman beriktnya.

Menentukan Wilayah Atau Tempat
Menentukan wilayah atau tempat, ini sangat lah penting karena dengan menanam cabai di tempat yang jauh dari wilayah perkebunan cabai maka akan mengurangi dan memperkecil adanya serangan penyakit busuk buah.

Pengaturan Jarak Tanam
Untuk mengatasi penyakit busuk buah berikutnya adalah melakukan pengaturan jarak tanam karena bila jarak tanam terlau rapat dapat menyebabkan lahan terlalu lembab dan sirkulasi udara tidak lancar yang mengakibatkan penyakit antraknosa dan bakteri Erwinia carotovora tumbuh dengan baik.

Jarak tanam cabai yang baik ialah 50 - 80 cm pada musim kemarau atau 60 - 90 cm pada musim penghujan.

Pemupukan
Pemupakan yang cukup akan membuat tanaman menjadi kuat dan tahan terhadap serangan serang penyakit.

Pemupukan pada tanaman cabai yang baik ialah dengan menggunakan pupuk Npk mutiara dan Urea sebanyak satu gelas pupuk ditambahkan air satu ember tanggung, lalu siram didekat batang cabai sebanyak satu gelas kecil atau gelas air mineral.
Baca juga
Demikian penjelasan tentang Cara Mengatasi Penyakit Busuk Buah Pada Tanaman Cabai semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan anda. 

Bila masih ada yang belum paham atau bingung silahkan bertanya pada kolom komentar di bawah ini. Salam Teori Petani......

Kamis, 04 Mei 2017

Cara Membuat Cabai Cepat Berbuah Dan Lebat

Cara Membuat Cabai Cepat Berbuah Dan Lebat

Cara Membuat Cabai Cepat Berbuah Dan Lebat | Teori Petani - Mungkin sebagian atau kebanyakan para pembudidaya tanaman cabai selalu berharap tanaman cabainya tumbuh baik dan memiliki buah yang banyak atau lebat.

Namun banyak kejadian para pembudidaya cabai yang menjadi karena espektasi akan tanamannya tidak sama dengan kenyataan yang dilihat.

Semua itu terjadi dikarenakan para petani kurang teliti dan kurang paham akan cara merawatnya sehingga megaibatkan hasilnya tidak masimal.

Cara Membuat Cabai Cepat Berbuah Dan Lebat

Untuk membuat cabai berbuah ada tiga tahap yag harus kita lakukan 

  1. Memperhatikan kondisi air dan nutrisi.
  2. Pemangkasan
  3. Mengatasi hama dan gulma.

1. Memperhatikan kondisi air dan nutrisi

Sebagian para pembudidaya cabai bila cabai sudah tumbuh baik dan berbunga maka lupa terhadap pemberian air padahal air merupaan hal yang sangat penting bagi pertumbuhan cabai karena bila tanaman cabai kekurangan air maka akan layu dan bunga rontok.

Berikan nutrisi berupa pupuk kimia atau organik, bila untuk dikonsumsi sendiri saya sarankan lebih baik menggunakan pupuk organik.

2. Pemangkasan

Lakukan pemangakasan pada cabang cabang yang layu dan mati, kemudian lakukan perempelan tunas pada ketiak daun, meskipun sedikit sayang namun bila tidak dibuang malah akan mengganggu pertumbuhanya.
Baca juga 

3.Mengatasi hama dan gulma

Rawat tanaman cabai dengan teliti memperhatikan serangan hama yang menyerang agar hama yang menyerang belum terlalu parah menyerang tanman cabai, lalukan penanggulangan menggunakan pestisida atau insektisida kimia maupun organik.

Dan yang tak kalah pentingnya yang harus kita perhatikan adalah mengatasi gulma atau rumput liar dengan dicabuti atau menggunakan herbisida/obat rumput.

Akibat adanya gulma/rumput liar maka akan menggaggu pertumbuhan tanaman karena gulma akan memakan nutrisi yang kita berikan untuk tanaman cabai. 

Demikian penjelasan tentang Cara Membuat Cabai Cepat Berbuah Dan Lebat semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan anda.

Minggu, 30 April 2017

Cara Mengatasi Daun Kriting Pada Tanaman Cabai

Cara Mengatasi Daun Kriting Pada Tanaman Cabai

Cara Mengatasi Daun Kriting Pada Tanaman Cabai | Teori Petani - Mungkin bagi para petani cabai sudah tidak asing lagi dengan masalah yang satu ini.

Masalah yang sangat sering terjadi terhadap tanaman cabai sehingga banyak petani yang di buat pusing dan merugi terhadap penyakit ini.

Penyakit yang menyerang daun dan batang sehingga daun menjadi keriting, menguning, kering dan mati serta membuat tanaman cabai yang berbunga menjadi rontok.

Cara Mengatasi Daun Kriting Pada Tanaman Cabai

Penyebab terjadinya daun cabai keriting adalah terjadinya serangan hama seperti thrips, tungau dan aphids jadi bukan lah dari virus, jamur ataupun bakteri.

Berikut ini saya akan menjelaskan tentang ciri ciri hama dan cara pengendaliannya.

Hama Thrips 

Merupakan hama yang memiliki ukuran sangat kecil yakini antara 1 - 1,5 mm, hama thrips dewasa memiliki tubuh berwarna kuning pucat dan bulu halus di tubuhnya serta memiliki sayap.

Thrips dapat dengan mudah berpindah pindah dengan cara melompat dari tanaman satu ketanaman lainnya sehingga dengan cepat merusak tanaman cabai.

Hama ini menyerang tanaman cabai dengan cara menghisap nutrisi tanaman melalui daun hingga daun menguning dan coklat.

Cara Pengendalian Thrips
  1. Bersihkan lahan dari gulma/rumput liar dapat juga menggunakkan plastik mulsa.
  2. Jarak antar tanaman jangan terlalu rapat agar sirkulasi udara lancar.
  3. Jangan menanam dilahan bekas tanaman cabai.
  4. Gunakan insektisida seperti agrimec atau sejenisnya yang banyak dijual ditoko pertanian.
Cara Mengatasi Daun Kriting Pada Tanaman Cabai
Thrips
Baca juga : Cara Budidaya Jamur Merang Dari Bonggol Jagung 

Hama Tungau

Hama tungau memiliki delapan kaki dan memliki tubuh yang kecil, hama ini bersembunyi di bawah permukaan daun sehingga bila tidak diamati dengan seksama maka hama ini tidak terlihat.

Tungau dapat hidup selama 15 - 30 hari, dan setiap induk tungau dapat bertelur hingga 20 butir setiap hari.

Hama ini cepat berkembang biak dan meluas di musim kemarau karena di suhu yang panas telur tungau dapat menetas dalam waktu tiga hari dan menjadi dewasa setelah lima hari.

Tungau menyerang tanaman cabai dengan cara menghisap cairan tanaman tersebut dan merusak permukaan daun sehingga mengganggu proses fotosintesis.

Efek yang dihasilkan oleh hama ini adalah daun menjadi keriting dan menggulung kebawah serta adanya bintik bintik kuning dipermukaan daun dan meluas keseluruh bagian daun hingga daun berubah menjadi coklat dan kering.

Selain daun, hama ini juga menyerang pucuk dan batang muda yang bisa mengakibatkan layu bahkan dapat menyebabkan bunga cabai rontok.

Cara Pengendalian Tungau
  1. Bersihan lahan dari gulma atau gunakan plastik mulsa.
  2. Jangan menanam dilahan bekas tanaman cabai.
  3. Gunakan insektisida yang banyak mengandung fipronil atau diafenthiuron seperti agrimec atau bamex.
Cara Mengatasi Daun Kriting Pada Tanaman Cabai
Tungau
Aphids atau kutu daun merupakan hama yang memiliki tubuh sangat kecil dan sama seperti tungau yang bersembunyi dibawah permukaan daun.

Hama ini menyerang daun serta batang tanaman cabai sehingga membuat daun keriting dan pertumbuhan tidak normal, gejala dan cara menyerangnya sama dengan hama thrips dan tungau.

Cara Pengendalian Aphids
  1. Bersihan lahan dari gulma atau gunakan plastik mulsa.
  2. Lakukan pengontrolan secara rutin dibagian bawah daun.
  3. Gunakan insektisida agrimec atau regent.
Cara Mengatasi Daun Kriting Pada Tanaman Cabai
Aphids (kutu daun)

Demikian penjelasan tentang Cara Mengatasi Daun Kriting Pada Tanaman Cabai semoga dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan anda.